\ ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan: solusi

PAB Online ALUS 2014-2015 RESMI DITUTUP!!

Penerimaan Anggota Baru Alus dimulai pada 20 Agustus 2014 Pukul 12.00 WIB - 31 Agustus 2014 Pukul 24.00 WIB

Pengolahan RFID di BPAD DIY

Alus Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan berpartisipasi dalam pengolahan koleksi perpustakaan untuk pemasangan RFID

Menyambut Hari Anak Nasional 2014

Dengan Membaca Anak Jogjakarta Kreatif dan Berkarakter untuk Indonesia Cerah

Pengolahan Perpustakaan Istana Negara Yogyakarta

Alus Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan berpartisipasi dalam pengolahan Perpustakaan Istana Negara Yogyakarta

Kontak Alus Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan

Kami siap membantu pemberdayaan perpustakaan antara lain pengolahan perpustakaan, pembinaan minat baca, dan kegiatan tentang perpustakaan dan informasi lainnya

Tampilkan postingan dengan label solusi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label solusi. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Juli 2012

Nyari Buku via SMS???

Handphone atau telepon genggam merupakan teknologi yang tidak terlepas dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Namun, tim Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penelitian Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) memanfaatkan t

eknologi ini dalam bidang perpustakaan.

Tim yang terdiri atas Andri Kurniawan (Pendidikan Teknik Informatika), Yusron Mubarok (Pendidikan Teknik Otomotif), dan Fajar Mubarok (Pendidikan Teknik Sipil) menyajikan makalah berjudul “Sistem Pencari Buku (Siriku), Implementasi Teknologi Informasi Berbasis SMS sebagai Fasilitas Tambahan di Perpustakaan.” Ide awal penulisan makalah didasari fakta bahwa telepon genggam telah menjadi bagian dari gaya hidup mahasiswa sebagai alat berkomunikasi dan menerima berbagai informasi.

Menurut Andri Kurniawan, Siriku sebagai aplikasi pencarian buku perpustakaan berbasis pesan singkat (SMS) ini terdiri dari sebuah komputer yang terhubung dengan modem. “Software pada komputer yang digunakan untuk menerima dan mengirim SMS adalah Visual Basic 6.0 sebagai program utama dan software MySQL sebagai database buku,” ungkap Andri, seperti dikutip dari situs UNY, Jumat (22/6/2012).

Program ini dapat menerima dan mengirim pesan singkat sebanyak 160 karakter. Setelah user mengirimkan SMS ke nomor ponsel server sesuai dengan kata kuncinya maka server akan langsung membalas SMS tersebut yang berupa informasi status buku itu ada, dipinjam atau tidak ada. "Jika buku tersebut tidak ada dalam database server maka server akan memberikan SMS balasan yang menjelaskan bahwa buku tersebut belum ada dan memberikan kata kunci lain untuk informasi buku," ujarnya menambahkan.

Hasil inovasi para mahasiswa ini berhasil menyabet juara pertama dalam Java Paper Competition 2102 yang diselenggarakan oleh UKM Student Scientific Center (SSC) FMIPA Universitas Negeri Semarang (Unnes) belum lama ini. Java Paper Competition 2012 merupakan salah satu bagian dari Scientific Vaganza yang pada tahun ini mengangkat tema “Be The Greet Scientific People Through Innovation and Technology”.

Java Paper Competition
merupakan kompetisi yang merangsang kreativitas pengembangan inovasi dan teknologi bagi mahasiswa PT  se-Jawa. Peserta mengirimkan karya tulis yang memaparkan bentuk penelitian kecil untuk diseleksi terlebih dahulu. Kemudian sepuluh peserta terbaik diundang ke Unnes untuk mempresentasikan hasil penelitian dengan membawa produk dan menunjukkan poster kepada juri yang telah ditentukan.(mrg)(rhs)

Dengan kemunculan teknologi-teknologi yang dan sistem yang semakin modern pada akhirnya akan semakin mempermudah akses kepada pengguna untuk memanfaatkan layanan di perpustakaan, disini terdapat peran bahwa untuk bissa mengembangkan perpustakaan tidak hanya di butuhkan seseorang yang mahir di dalam bidang ilmu perpustakaan saja, tetapi juga sangat membutuhkan seseorang yang mahir dalam bidang komputer (IT), dan lain-lain karena mekanisme kerja perpustakaan sekarang ini sudah mencakup semua aspek baik dari segi pelayanan langsung kepada pengguna maupun pelayanan berbasis Automasi dan Elektronik seperti E-Journal, Digital Library, OPAC, Website dan lain-lain.
untuk itu selain membutuhkan orang yang mahir dalam bidang tersebut paling tidak pustakawan mempelajari mengenai teknologi tersebut agar tidak ketinggalan jaman dan mengetahui misal seperti pengoperasiannya, troubleshootingnya dan lain-lain. [sbs/ed.]

Sumber

Sabtu, 28 April 2012

Perpustakaan Digital ALUS


Dalam rangka memajukan dan mengembangkan ALUS, TIM Divisi Pers dan Informasi berusaha untuk selalu mengupdate dan menyebarkan Informasai-informasi yang sekiranya dibutuhkan oleh pengguna khususnya Anggota ALUS itu sendiri, selain itu karena kemudahan akses dan berbagi informasi TIM Divisi Pers dan Informasi telah membuat semacam Perpustakaan Digital/DIGILIB atau Digital Library yang menggunakan Software GDL Versi 4.2. karena baru dibuat Digilib tersebut tentu saja masih banyak kekurangan-kekurangannya. untuk itu kedepannya masih akan terus kami kembangkan dan kami perbaiki agar bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Rabu, 07 Desember 2011

Nasib Buku (Koleksi) Lama di Perpustakaan

Jika kita berbicara tentang koleksi, tentu berbicara tentang pengembangannya dan penambahan koleksi itu sendiri, memang ridak bisa dilepaskan dari hal tersebut jika kita berbicara tentang koleksi. Orang yang awam apa lagi, jika berbicara tentang koleksi (disini diartikan buku) diperpustakan, pasti mintanya koleksi yang baru, up to date dll. Jangankan orang awam, orang yang sudah memahami perpustakaan pun selalu berbicara tentang penambahan koleksi di perpustakaan supaya perpustakaan tersebut up to date alias “gaul”. Namun seringkah kita berpikir jika koleksi baru it uterus menerus ditambah dan koleksi yang lama masih tetap ada akan menjadikan perpustakaan menjadi gudang buku bukan lagi perpustakaan? Jangankan penggunjung, pustakawan pun akan malas di perpustakaan jika perpustakaan menjadi gudang buku. Yang perlu digaris bawahi gudang buku disini adalah koleksi yang menumpuk dan tidak mendapat tempat sehingga mengganggu knyamanan mata dalam memamndang. Ibaratnya jika gelas diisi air terus akan tumpah airnya. Apalagi perpustakan, dimana buku baru setiap tahun ada dan buku lama masih ada, hal ini benar-benar terjadi disebuah perpustakaan yang dimana selalu menambah buku baru namun tidak memikirkan buku yang lama.

Lantas bagaimana mengatasi hal tersebut? Apakah semua buku yang lama dikeluarkan dari perpustakaan? Atau menhibahkan buku? Atau yang paling ekstrim membuangnya? (yang terakhir jangan diseriusin ya?). Tentu mengeluarkan buku adalah cara yang terbaik dan tepat mengatasi masalah diatas. Namun pertanyaanya apakah semua buku lama tidak berguna? Tentu pustakawan akan pusing lagi jika dihadapkan dengan pertanyan demikian, apa lagi yang tidak memiliki basic perpustakaan yang kuat seperti yang terjadi di hamper semua perpustakan sekolah. Tentu ada solusi mengenai hal tersebut, yaitu memilah dan menggudangkan. Penulis memiliki opini tentang ruang penandonan dan gudang yang khusus untuk perpustakaan terlebih perpustakaan sekolah. Jadi intinya buku koleksi lama tersebut setelah dipilah dan dipilih dimasukkan ke gudang perpustakaan dan ruag yang ditinggalkan buku lama tadi bisa di isi buku baru. Ini akan menjadi solusi tepat untuk masalah kelebihan buku diperpustakaan. Dan jika memang buku tersebut dirasa benar-benar tidak dipergunakan lagi bisa dihibahkan. Dan kebijakanpenggudangan ini haruslah dilakukan dengan perhitungan tepat dan berkala untuk menghindari terbuangnya buku yang masih dipakai.

Mungkin itu saja yang penulis opinikan tentang nasib buku lama diperpustakan. Dan tentu saja banyak kekurangannya, terlebih lagi bagi pustakawan yang memiliki basic perpustakaan yang kuat, namun sekali lagi kita harus mengingat bahwa tidak semua pustakawan memiliki basic perpustakaan yang kuat jadi semoga opini ini dapat membantu kawan-kawan pustkawan semua dan menjadi pencerahan bagi semua.

Oleh: Fauzan Dwi Kurniawan
*Fauzan adalah mantan Ketua Umum ALUS