\ ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan: fasilitas

PAB Online ALUS 2014-2015 RESMI DITUTUP!!

Penerimaan Anggota Baru Alus dimulai pada 20 Agustus 2014 Pukul 12.00 WIB - 31 Agustus 2014 Pukul 24.00 WIB

Pengolahan RFID di BPAD DIY

Alus Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan berpartisipasi dalam pengolahan koleksi perpustakaan untuk pemasangan RFID

Menyambut Hari Anak Nasional 2014

Dengan Membaca Anak Jogjakarta Kreatif dan Berkarakter untuk Indonesia Cerah

Pengolahan Perpustakaan Istana Negara Yogyakarta

Alus Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan berpartisipasi dalam pengolahan Perpustakaan Istana Negara Yogyakarta

Kontak Alus Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan

Kami siap membantu pemberdayaan perpustakaan antara lain pengolahan perpustakaan, pembinaan minat baca, dan kegiatan tentang perpustakaan dan informasi lainnya

Tampilkan postingan dengan label fasilitas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fasilitas. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Agustus 2012

TI untuk Perpustakaan

Teknologi Informasi dewasa ini telah sangat berkembang bahkan kedalam setiap kehidupan kita mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi (-__-)9.
seiring perkembangan Perpustakaan, TI mulai menjamah dunia perpustakaan juga yang kemudian memunculkan sebuah terobosan-terobosan baru yang menjadikan perpustakaan lebih baik dari masa ke masa sepertiKatalog mengalami metamorfosa menjadi katalog elektronik yang lebih mudah dan cepat dalam pencarian kembali koleksi yang disimpan di perpustakaan. Koleksi perpustakaan juga mulai dialih mediakan ke bentuk elektronik yang lebih tidak memakan tempat dan, mudah ditemukan kembali. Sistem yang digunakan dalam mengelola perpustakaan adalah sistem otomasi perpustakaan (library automation system).

sebelum membicarakan mengenai TI di Perpustakaan, lebih baik jika kita berkenalaan dengan TI itu sendiri, TI itu sebenarnya apa sih ?
- TI merupakan hasil konvergensi (penggabungan) antara teknologi komputer dan teknologi komunikasi.
- Teknologi komputer itu sendiri merupakan teknologi yang berhubungan dengan perangkat komputer.
- sedangkan Teknologi komunkasi/telekomunikasi merupakan teknologi komunikasi jarak jauh, termasuk telekomunikasi yang kita gunakan sehari-hari. Misalnya: telephone, televisi, radio, handphone, dan lain-lain. 

Nahh,,,sudah tahu kan TI itu apa ?
sekarang bagaimana memanfaatkan IT untuk perpustakaan dan perangkat apa saja yang dibutuhkan ?

1.  Komputer
Komputer diperlukan untuk menerima dan mengolah data menjadi informasi secara cepat dan tepat. Perangkat komputer ini akan digunakan untuk menyimpan data koleksi buku, data anggota perpustakaan, dan OPAC (Online Public Accses Catalogue) atau bisa disebut sebagai katalog elektronik. Nahh dengan OPAC, para pelanggan perpustakaan bisa mencari informasi koleksi buku yang mereka butuhkan tanpa harus mencari secara langsung. Komputer itu juga bisa dikoneksikan ke internet.


2.  Internet
Di antara manfaat internet untuk pengelolaan perpustakaan adalah sebagai peranti untuk mengakses informasi multimedia dari internet, serta sebagai sarana telekomunikasi dan distribusi informasi. Koneksi internet juga bisa dimanfaatkan untuk membuat homepage perpustakaan, yang bisa digunakan untuk menyebarluaskan katalog dan informasi.


3.  Software
Untuk mempermudah penyajian informasi, diperlukan software khusus untuk mendukung pelayanan perpustakaan. Ada beberapa jenis software yang umum digunakan di perpustakaan berbasis IT baik yang berbasis offline maupun online (open source), di antaranya Athenaeum Light dan Freelib. Perangkat lain yang dibutuhkan antara lain : CD, DVD.

setelah meengatahui perangkat apa saja yang dibutuhkan, tentu kalian bertanya-tanya kenapa sih perpustaakaan harus menggunakan TI ?
jawabannya antara lain :

·      Mengatur informasi
·      Mengakses pangkalam data eksternal
·      Bertambahnya beban kerja
·      Perlunya efisiensi
·      Jasa dan fungsi baru
·      Jaringan kerja dan kooperasi
·      Alasan prestise(gengsi)






 

Sabtu, 28 April 2012

Perpustakaan Digital ALUS


Dalam rangka memajukan dan mengembangkan ALUS, TIM Divisi Pers dan Informasi berusaha untuk selalu mengupdate dan menyebarkan Informasai-informasi yang sekiranya dibutuhkan oleh pengguna khususnya Anggota ALUS itu sendiri, selain itu karena kemudahan akses dan berbagi informasi TIM Divisi Pers dan Informasi telah membuat semacam Perpustakaan Digital/DIGILIB atau Digital Library yang menggunakan Software GDL Versi 4.2. karena baru dibuat Digilib tersebut tentu saja masih banyak kekurangan-kekurangannya. untuk itu kedepannya masih akan terus kami kembangkan dan kami perbaiki agar bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Kamis, 01 Desember 2011

Fasilitas Mewah di Perpustakaan

Fasilitas mewah di perpustakaan, adalah gagasan yang bagus dan tentu revolusioner bagi perkembangan dunia perpustakaan, dimana fasilitas mewah bisa menarik pengunjung untuk datang di perpustakaan. Memang akhir-akhir ini banyak perpustakaan yang berlomba-lomba untuk memberikan pelayanan terbaik untuk pemustakanya, dengan cara memberikan pelayanan yang membuat para pemustaka merasa nyaman dan enjoy untuk berlama-lama di perpustakaan. Seperti ruang ber-AC, sofa empuk, karpet lesehan yang lembut, jaringan internet yang yahud plus bantal-bantal malas untuk semakin menyamankan pemustaka dan yang terbaru, sebuah kafe di perpustakaan. Apakah semua itu salah? Tentu saja tidak, justru hal tersebutlah yang menjadi faktor utama meningkatnya jumlah pemustaka di perpustakaan. Namun tentunya kita juga harus lebih arif dalam menyikapi hal tersebut. Jangan sampai hal-hal yang tersebut diatas tadi menjadikan perpustakaan beralih fungsi utamanya. 

Sekarang, mari kita coba lihat realita yang dimana perpustakaan menyediakan semua fasilitas mewah yang saya sebut diatas. Apakah perpustakaan tersebut selalu ramai pengunjung? Jawabannya tentu iya, namun mari kita lebih dalam bertanya, apakah pengunjung yang banyak tersebut benar-benar membutuhkan informasi? Dan yang paling penting apakah pemustaka yang benar-benar memerlukan informasi mendapatkan apa yang dicari? Tentu akan didapatkan jawaban yang beragam dan saya pikir tidak perlu membahas jawaban itu lebih lanjut disini, karena saya yakin pembaca sudah menerka apa jawabannya. Tentu itu menjadi sebuah ironi ditengah perjuangan memajukan perpustakaaan untuk supaya masyarakatnya juga maju dengan kondisi seperti diatas, yang dimana apa yang menjadi tujuan utama didirikan perpustakaan kalah dengan tujuan mendapatkan trafik pengunjung yang banyak. Tujuan utama perpustakaan adalah untuk memberikan informasi yang diperlukan masyarakat, dan tujuan untuk memberikan pelayanan lebih adalah tujuan setelah tujuan utama tersebut, namun bagaimana jika yang terjadi sebaliknya? Sungguh menjadi semacam ironi ditengah hegemoni.

Lantas apakah salah menyediakan fasilitas mewah untuk perpustakaan? Tentu saja tidak, tidak ada yang salah sama sekali jika memang apa yang sebenarnya diperlukan oleh pngunjung terpenuhi dengan baik, jangan sampai kita melupakan kebutuhan utama pengunjung hanya untuk menyamankan pengunjung. Kebutuhan pengunjung akan informasi yang diperlukan saya pikir lebih utama dibandingkan kebutuhan pengunjung yang ingin mencari tempat ber-AC yang nyaman, yang ada makanan dan ada koneksi internet cepat.

Fasilitas mewah memang tidak salah, memberikan kenyamanan juga tidak salah, namun tentu harus dilakukan secara bijak dan tepat. Memberikan fasilitas lebih memang dianjurkan namun itu terjadi jika fasilitas utama sebuah perpustakaan sudah terpenuhi. Terakhir dari saya, mari kita lebih arif dalam menyikapi keadaan ini, berpikir mana yang perlu dan tidak untuk kemajuan perpustakaan. Memang semua untuk pengunjung, namun tentu saja pengunjung yang bagaimana, oke kawan? 

Oleh: Fauzan Dwi Kurniawan 
*Fauzan Dwi Kurniawan adalah Mantan Ketua Umum ALUS Periode 2010-2011